Komponen- Komponen Mesin Diesel

Motor diesel di ciptakan oleh seorang warga Jerman bernama Rudolf Diesel, dimana pada tahun 1898 berhasil menunjukan karyanya. Latar belakang Rudolf  Diesel membuat mesin tersebut karena ia berkesimpulan bahwa mesin uap semasa itu amat memboroskan bahan bakar, karena rendemennya (efesiensinya) yang rendah. Hingga ia berkehendak untuk membuat  suatu  mesin  yang  pemakaian  bahan  bakarnya  rendah dan dapat dapat merubah panas menjadi panas berguna. Sampai saat ini motor diesel merupakan jenis motor yang dekat dengan populer, karena pemakaian bahan bakarnya yang mudah dan lebih irit.


Motor Diesel biasanya juga disebut “motor penyalaan-kompresi” (“compression-Ignition engine”) oleh karena cara penyalaan bahan bakarnya dilakukan dengan menyemprotkan bahan bakar kedalam udara yang bertekanan dan bertempratur tinggi, sebagai dari akibat proses kompresi. Motor empat tak adalah motor yang setiap siklus kerjanya diselesaikan dalam empat langkah torak dan dua kali putaran poros engkol.dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Komponen Utama Mesin Diesel

Mesin diesel terdiri atas beberapa bagian yang mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing. Komponen atau bagian ini bekerja menjadi satu kesatuan yang kompak sehingga menghasilkan tenaga mekanis. Bagian-bagian utama dari sistem kelengkapan motor diesel adalah sebagai berikut:

a.    Torak
Torak bergerak bolak-balik dari TMA ke TMB atau sebaliknya dan menyebabkan terjadinya perubahan volume baik diatas torak maupun dibawah  torak. Selain itu juga menyebabkan perubahan tekanan. Pada torak terdapat ring yang berfungsi sebagai perapat antara silinder dan torak.

b.    Silinder

Merupakan sebuah ruangan tempat udara yang dikompresikan dan bercampur dengan bahan bakar untuk menghasilkan daya dan merupakan tempat penggerak piston.

c.    Katup

Terdapat dua jenis katup yaitu katup masuk dan katup buang. Katup masuk adalah tempat udara masuk kedalam silinder, sedangkan katup buang adalah tempat daya hasil pembakaran dikeluarkan.

d.    Engkol

Batang engkol berfungsi untuk menghubungkan atau meneruskan gerak bolak-balik kedalam poros engkol. Sebuah komponen yang gerak bolak-balik piston menjadi gerak putaran yang meneruskan daya dari piston ke poros yang digerakkan.

0 komentar:

Poskan Komentar